Direksi Baru Ambapers Siap Tingkatkan Kinerja Perusahaan

21 Desember 2016 08:41:45

(kika: Nugroho DP, Zacky Hafizie, Eddy Mulyono, Khairil Anwar, Hengki Jajang Herasmana) Foto: Humas Ambapers

Bertempat di kantor PT Ambang Barito Nusapersada pada hari Kamis 8 Desember 2016 pukul 11.00 WITA dilakukan acara pisah sambut pergantian jajaran Direksi dan Komisaris perusahaan. Hengki Jajang Herasmana, SE, M.Akt, selaku komisaris utama digantikan oleh Toto Heliyanto, SH. MH. Adapun jajaran direksi juga diganti yakni H.A. Zacky Hafizie SH, MH, selaku Direktur Utama digantikan oleh H. Khairil Anwar, S.Sos dan Capt. H. D. Eddy Mulyono M.Mar., sebagai Direktur Eksekutif digantikan oleh H. Nugroho Dwi Priyohadi, M.Sc.

PT Ambang Barito Nusapersada adalah perusahaan yang bergerak dibidang pemeliharaan dan pengelolaan alur pelayaran ambang sungai Barito untuk memenuhi syarat-syarat keselamatan pelayaran melalui proses pengerukan sepanjang 15 KM dengan 100 M. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan hasil patungan antara PT Bangun Banua Kalimantan Selatan (BUMD) dan PT Pelindo III (BUMN).

“Saya percaya pergantian ini akan membawa suasana segar, utamanya kita berharap agar direksi baru lebih meningkatkan kinerja di masa mendatang”, kata H.A. Zacky Hafizie dalam sambutannya mewakili Direksi lama.

“Tradisi kerja keras, sinergi, bergerak melangkah maju adalah komitmen kita bersama. Latar belakang pengganti kami yang merupakan kombinasi antara entrepreneur dan port operation management kita harapkan akan memaksimalkan kinerja perusahaan sehingga alur ambang sungai Barito makin dalam, makin aman dan memenuhi standar keselamatan alur pelayaran internasional.” Imbuh Capt. H. D. Eddy Mulyono M.Mar.

Direksi baru menyambut baik harapan tersebut dan mengajak semua pemangku kepentingan untuk bahu membahu bekerja sama meningkatkan ekonomi Kalimantan Selatan.

“Alur pelayaran ambang sungai Barito sepanjang 15Km ini adalah alat vital jalur transportasi dan distribusi aneka kebutuhan pokok, BBM, barang industri, komoditas batu bara, bijih besi, produk kehutanan dan lain-lain yang menunjukkan bahwa ketersediaan kedalaman alur yang memadahi minimal draft -5 meter LWS adalah penting,” kata H. Khairil Anwar yang kenyang pengalaman di perusahaan swasta kemudian diamini oleh Nugroho Dwi Priyohadi, MSc. yang merupakan alumnus Port Management dari Word Maritime University Swedia.

Iwan Wiranto selaku Operation Head dari PT Sarana Daya Mandiri yang merupakan Investor dan kontraktor pengerukan mitra PT Ambang Barito Nusapersada menambahkan, “Kami optimis kerja sama akan semakin baik karena koordinasi dan komunikasi direksi lama dan direksi baru telah berjalan harmonis dan kita punya komitmen untuk tetap memajukan ekonomi Kalimantan Selatan melalui ketersediaan alur yang memadai.”

Dalam acara tersebut hadir antara lain pemegang saham PT Bangun Banua Kalimantan Selatan yang memiliki saham 60% dan PT Pelindo III (Persero) yang memiliki saham 40%. Hadir pula para pejabat di lingkungan pemerintahan dan swasta antara lain, KSOP Banjarmasin, Distrik Navigasi Kelas II Banjarmasin, General Manager Pelindo III Cabang Banjarmasin, APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia), ALFI (Asosiasi Logistik dan Freigt Forwarding Indonesia), PT Sarana Daya Mandiri, INSA (Indonesia Ship owner Association), para mantan Direksi dan Komisaris Ambapers, Instansi TNI dan Polri serta para pemangku kepentingan lainnya.(***)

(humasambapers/ndp)